???

Malam ini beli sate buat makan malam….berhubung mang-mang nasi goreng g jualan depan kos….

Berapa lama kira2 tukang sate itu sudah berjualan??? ga pernah kutanyakan langsung memang, tapi tebakan ku sekitar 2-3 tahun deh…

Tiap malam tukang sate slalu berteriak “Te……..sate………sate……..”

Klo dia jualan sejak jam 6 sore, dan meneriakkan “te…sate” tiap 10 menit sekali, sampai jam 10 sudah berapa kali teriak ya? dikurangi waktu diam ketika ada pembeli….

Tukang sate, mengulangi terus yel-yelnya, anggap aja  2 jam sehari, x 5 hari selama 2 tahun (anggap aja)

Luar biasa, tukang sate bertahan dalam keistiqomahan dan keuletannya…….kadang ku berpikir, apakah tukang sate g merasa bosan, melakukan hal yang sama setiap malam selama beberapa tahun??? layaknya juga seorang supir angkot……berapa lama dia duduk dikursi supir, berapa lama dia memutari dan mengitari jalan yang sama? Mengapa masih juga, pagi2 dia pergi bekerja dan pulang malam?

Rutinitas yang dilakukan, setiap harinya hampir sama….namun mereka dapat bertahan dalam waktu bertahun2……

LAlu diriku? bagaimana kabarmu duhai hati?

Kuliah yang belum genap 2 tahun kau jalani, sudah mulai ada rasa jenuh dalam rutinitas itu….padahal masih ada hal diluar kuliah yang kau lakukan….

Masih ada waktu untuk bersantai, bermain dan bercengkrama…..masih ada waktu kosong dgn kegiatan lain diluar kuliah….

Dan betapa cepatnya hatimu menjadi lelah, bosan dan jenuh……Malulah pada mereka….

mereka yang melakukan rutinitasnya tanpa jenuh….

Padahal mungkin kau menduga, bahwa dirimu lebih beruntung, karena Allah sudah meniupkan keimanan dalam hatimu….

Bukan mereka tak beriman………namun kau bisa lihat sendiri kondisi yang terjadi…

MAka saat kau jenuh dan mengeluh……Apa bedamu dengan orang2 kebanyakan?

PAdahal kau sudah punya embel2 berat dibahumu?

Apa yang membedakanmu dengan orang lain??????

Tanyakan pada hatimu……sudah lama kau tak lagi berdiskusi dengannya bukan……????
Take a rest ukhti, sebelum terlalu jauh kaki itu melangkah…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s