Dies Natalis HMF

16 Februari 2008

Kemaren HMF milad, ketua dies tahun ini adalah Moniq FKK 06′ (Farmasi Klinik dan Komunitas)

Kemaren qta baksos ke SD di Ciateul…..maen2 sama anak SD dari kls 1-4. Diajarin Cuci tangan yg bener, sikat gigi, ngukur tinggi badan dan berta badan mereka, ada penyuluhan ttg demam berdarah, ditambah dengan games…

Kemaren kebagian jadi faslok (fasiliator kelompok) anak kelas 4….bareng Yulia STF 06’…

Lumayan cape…..Alhamdulillah anak2nya baik-baik semua……lucu….hehehehe….

Di Baksos kemaren 2006 yg banyak ikut, ada beberapa BP juga yang nemanin. dari 2006 itu, FKK mayoritasnya….

Diakhir acara, mereka dikasih snack+susu coklat……

NAh, sekolahnya yang akan q bahas. SD itu, dari luar masih bagus…. begitu masuk ruang kelasnya, sebenarnya bersih, cuma tampilannya tua banget….

Kursi mejanya pebuh coretan tip-x, tua banget lah, jadi keliatan jelek…..klo dipikir2 SD jaman q dulu, SDN 034 di tanah grogot; suatu ibukota kabupaten di daerah kalimantan timur; masih lebih bagus, jauh  malah perbandingannya……

Walau g bisa disetarain, klo dibandingin dgn SD-SD lain yang ada dikampung halamanku, mungkin sama parahnya…..maklum SD q termasuk yg unggulan (halah….hehehehe….) jd fasilitasnya lebih mendingan.

Nah, dari tampilan SD di Ciateul itu, aq ga bisa nebak2…ini SD mayoritas muridnya gimana, dalam artian tingkat ekonomi….

Karena waktu lagi bareng2 kelompokq, habis foto2 pake hape…..ada adik yang nanya :

“Teteh Hapenya apa, teh?”

“Sony Ericson de……”

“Klo saya Hapenya nokia teh…”, sambil mengeluarkan tas hapenya…

“Klo dia mah hapenya ada 2 teh….” temannya menimpali…

Enggg……..

Aq ga bisa berspekulasi, klo SD ini anak-anaknya g mampu…….atau mungkin mmg adik itu yang berasal dari keluarga mampu….(baru kelas empat SD bo…..dah bawa hape)

Kali karena SD negeri ya, jadi tampilannya gedungnya gimana gitu….perpustakaannya ada sie…tapi waktu masuk ko’ ga ada buku2nya…..????

NAh, waktu acara makan-makan, ba’da snack dibagiin..mereka kan makan bareng….

Aq merhatiin mereka makan dgn lahapnya…..nyam…nyam…… dan ada beberapa anak, yang g makan…

“Kenapa g makan?” tanya q

“G teh, dirumah aja…” kata salah satu adik di kelompokku

padahal, waktu nemanin mereka….diakhir2 sudah pada g semangat gitu…waktu ditanyain kenapa, “Lapar teh……..masih lama ya?”…..hmm……

Sedikit cerita tentang masa kecilku:

lebih tepatnya tentang adikku, karena aku kecilnya badung banget……

Jadi, dulu waktu adeq masih tk….tiap hari apa gitu, anak-anak tk-nya dikasih kue sama teh…..(susu mahal waktu dulu, seingatku aq juga blm pernah dikasih susu waktu di tk)

Ekonomi keluarga waktu itu standar, agak ke bawah…aq lupa tepatnya, mungkin karena aku berdua dah ngerasa kondisi saat itu, adikku slalu nyimpan makanannya buat mama, jadi dia ga makan…..

Waktu pulang tk, kue itu dikasihkan ke mama…….hmm…..

Pernah suatu saat, adeq makan kue itu di tk, alias g dibawa pulang…..dan waktu mama nanya mana kuenya? dia langsung merasa menyesal banget…..hix…

Bukan mamaq melarang dia buat makan, tapi biasanya kita makan bareng dirumah……

jadi sedih gini, ngingat masa lalu…..kapan2 q ceritain dah kenangan itu…..

kembali lagi ke masa sekarang! hehehehhe……..Jadi, setelah buabaran, panitia mo evaluasi di halaman depan sekolah nih…..nah ada anak yang baru mo pulang…

Dia dijemput ayahnya….NAIK SEPEDA……kawan!

Ayahnya nunggu di atas sepeda dgn wajah bahagia, sang anak menuju ayahnya, berusaha naik diboncengan…

Indahnya…….sebuah pemandangan terindah hari itu bagiku……tapi ada piluyang mengiringinya…..

dengan background lalu lintas kota, motor, angkot dan kendaraan pribadi, ayah itu mengayuh sepedanya dengan sang anak ada di belakangnya……kontras bgt…

Disini, negeri kami……

Tempat padi terhampar…

Samuderanya kaya raya…

Tanah kami subur indah….

Di negeri permai ini

Berjuta rakyat bersimbah luka

Anak kurus tak sekolah

Pemuda desa tak kerja…

Apakah ayah dan anak itu tak bahagia? q tak tau….mungkin mereka bahagia, mungkin tidak…..

Kebahagiaan tidak bisa diukur dengan uang….SETUJU!!!

Namun uang bisa menjadi faktor yang mempengaruhinya. MEreka yang pas-pasan, bahagia, karena hati mereka kaya…..

Namun, negeri ini punya potensi yang luar biasa…..rakyatnya seharusnya bisa sejahtera…..dengan harta negeri ini yang melimpah…..

hmm……satu lagi peristiwa yang memberikan alasan…mengapa harus terus bergerak…

G boleh egois kawan…..

One comment

  1. gesafalugongesa · Juni 7, 2008

    Hiks…hiks….

    menurutku ayah dan anaknya pasti bahagia….walau mungkin mereka bingung bagaimana buat bayar sekolah besok

    huh…

    Ana jadi sedihhh…

    tunggu kehadiran kategori “Untuk Pahlawan Pertamaku” di gesafalugongesa.wordpress.com….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s