Once Upon a time in Bandoeng

dsc004081-copy.jpg

7 februari 2008, bertepatan dengan imlek

Pagi itu jalan2 pagi di daerah braga, asia afrika trus ke mesjid agung.

 Refreshing, skalian liat kondisi real yang ada dimasyarakat.

Tujuan pertama adalah braga. Daerah yang mnunjukkan identitas sejarah bandung, daerah yang dulu jadi Paris Van Java-nya bandung. sebelum direnggut oleh FO di Dago…

Q cinta banget sama suasananya, so oldiest…..dan seperti lagi g di indonesia…heheheh….berasa kaya lagi di europe gitu… hehehehe…….

Yah itu salah satu obsesi pagi itu…

tapi sebenarnya, tujuannya bukan foto2 didaerah braga…..

Jadi kawan, sepanjang jalan braga yang indah itu, di samping kiri dan kanannya berjejer toko2 tua saksi sejarah bandung…..ada beberapa bar dan night club, juga ada carefour (klo ga salah) yang mencolok… ditengah2 suasana zaman lampau, ada bangunan modern, merusak suasana =P

Nah, diantara jejeran toko-toko itu ada gang2 kecil yang menuju ke dalam….

Pagi itu…..kami pergi ke sana…

Rumah-rumah penduduk dempet satu sama lain, anak-anak kecil lagi maen bergerombol (banyak lho!), q selusuri jalan itu, gang sempit yang kiri kanannya rumah penduduk….

Yang pintu-pintunya terbuka dengan lebar, q bisa lihat dapur mereka, ruangan rumah…..yang apakah itu ruang tamu, ruang keluarga ataukah dapur, tak jelas adanya….

Anak-anak kecil berkeliaran, menunjukkan bahwa tingkat kelahiran disana tinggi…..

Teman……

sedih banget, yah gimana gitu….

perjalanan trus dilanjutkan….sampai di atas jembatan, perbatasan antar RT…(dah dekat saritem lho…..) tapi g dilanjutin ke saritemnya….masih serem =>

Nah diatas jembatan itu (sungainya lumayan lebar, dan arusnya cukup kencang)…keliatan ketimpangan sosial dinegeri ini…

rumah-rumah penduduk yang tampak belakang, sungai yg banyak sampahnya…..trus ada bapa2 yang lagi ngambil sesuatu dari sungai, ntah dia mengumpulkan plastik, q ga tau pasti…..

Ditengah pemandangan rumah2 itu, tampak belakang sebagai background adalah Hotel Aston….timpang banget kawan….

Di dalam gang itu juga, ada bapa tua yang lagi nungguin dagangannya….agak ga jelas bapa itu jualan apa sebenarnya…

Karena penasaran, akhirnya aq,teteh dan beben pergi ke tempat bapa itu. Bapanya ternyata jual makanan : oreo yang dijadiin serbuk+susu bubuk, dimasukkin dalam plastik kecil, dan dijual Rp 500,- perbungkusnya…

hmm…..

klo manusia, terutama yg bertitel mahasiswa itb, ga meluaskan pandangannya….

dunia akan terasa begitu indah. Masalah yang ada adalah, UTS g begitu bagus, IP ya begitu….sedikit ribut sama temen or pacar…. Egois ya…..ketika kita memikirkan apa yang hanya mengelilingi diri kita, tanpa melihat lebih luas…

Betapa beruntungnya qta…….

Keluar dari gang itu, jalan menyusuri pertokoan di braga…..

Sampai di bangunan, sepertinya Kantor Gas Negara (ada lambangnya sie, tapi g tau masih aktif or g…) di depan pintu kantor itu… ada 2 orang ibu2 dan bapa tua….bawa karung plastik….ntah isinya apa….

Miris……bagaimana bisa bahagia, saat liat kondisi yg kaya gitu…

Kosan daerah dago atas, pulang pergi lewat FO, kondisi paling dekat dengan itb adalah pengemis2 yang disekitar salman or jalan ganesha…

liat tiap hari, mungkin akan bikin kita biasa aja….

Fiuh……..ntar foto2nya q post juga deh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s