Jakarta oh jakarta

jakarta selama ini cuma jadi tempat transit, klo mudik, mesti naik pesawat dari sukarno-hatta. Dan slama ini, aku ga terlalu suka ada dijakarta lama-lama. Macet, sumpek, polusi, panas dan alasan lainnya. 1 hal yang paling ga menyenangkan adalah, jakarta memberika realita untukku. Dimana ketimpangan sosial terlihat didepan mata, disatu tempat rumah kumuh dan kolong jembatan penuh dengan masyarakat miskin. Dibelakangnya, akan terlihat pemandangan gedung-gedung tinggi, mall-mall, apartemen dll.

Bagaimana bisa hidup di kota yang seperti itu? karena itu pemandangan baru buatku, dikalimantan, gedung tinggi dan megah, hanya mall dan beberapa kantor bank. bukan rumah….

walau pun sekarang sudah ada 3 apartemen di balikpapan….

Jakarta menyajikan realita, permasalahan yang dihadapi negeri ini. Saat jalan ke mall, yang akan dilihat orang2 menengah ke atas yang konsumtif. perempuan-perempuan dan remaja-remaja yang membawa tas fashion bermerk. Yang harganya, bisa jadi adalah jumlah uang yang ga akan pernah bisa dikumpulkan oleh mereka yang tinggal dikolong jembatan.

jakarta, dimana bis sumpek super panas beriringan dengan mercy 2 pintu.

jakarta, dimana pemilik mobil bisa menenggak minuman dingin didalam mobilnya yang ber-ac, sementara pengemis meminta diluar jendelanya…

buruh bangunan bekerja keras dibawah terik matahari, membangun mall super mewah sekaligus apartemen…Upah mereka tak sebanding dengan harga sewa  sebuah toko didalamnya

Supir taksi akan mengangkut pelanggan mall, yang barang belanjaannya bisa berlipat-lipat dari harga argo taksi…

Sebenarnya kejadian kaya gitu ga hanya di jakarta, tapi jakarta terlalu kejam menurutkku….

waktu itu bulan purnama, klo di balikpapan or bandung, bulan purnama indah banget, dijadiin pemandangan sambil ngobrol2…

Di jakarta, bulan terhalang oleh gedung-gedung tinggi…

manusia sibuk di bawah dengan urusannya masing2, dan lupa untuk menengadah menikmati keindahan rembulan…

Sebenarnya jadi sebuah ketakutan, klo aku berada dijakarta, tenyata menjadi manusia2 yang menghabiskan uangnya untuk hal yang berlebihan…..Lupa, klo diluar, dibalik mall-mall itu masih banyak rakyat yang menderita…

Sebagian diuji dengan kesempitan, dan sebagian lagi diuji dengan kelapangan…

Teguhkan hati dan langkah ini ya Rabb, jangan sampai ia lalai….

Luruskan kembali saat ia mulai membelok Ya Rabb…

Amien..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s